Tuesday, 17 January 2012

Lelaki yang kami Rindu.



Lelaki yang kami rindui,
hanya iman penggerak hidupnya,
tiangnya agama,
batinnya takwa,
ilmu teguh didada,
hatinya sarat cinta,
kepada Allah dan Rasul-Nya,
suluhnya bukan nafsu semata,
tapi ihsan kaya dijiwa.

Lelaki yang kami rindui,
terhibur dengan kalamullah,
merasa manis denagn zikrullah,
rindukan perjuangan Rasulullah,
cintakan sunnah kekasih Allah,
gagah menangkis mehnah,
di akhir zaman yang penuh fitnah.

Lelaki yang kami rindui,
mengemudi bahtera rumahtangga,
petunjuknya al-Quran,
petanya sunnah junjungan.

Panjinya islam,
sauhnya iman,
layarnya takwa,
pakaiannya sabar,
semangatnya membara,
setiap ketika menggamit ketaatan.

Lelaki yang kami rindui,
malamnya syahdu dek tangisan,
tidak terbuai dek lena yang panjang,
munajatnya pilu,penuh keinsafan
sujudyan penuh kehambaan.

Gentarkan neraka jahannam,
agar tak menyentuh anak isteri tersayang,

Lelaki yang kami rindui,
mengenal kami cinta hakiki,
cinta ilahi itulah visi,
agar hidup diiringi rabbi,
bersih dari tipuan iblis.

Dan lelaki yang kami rindui,
membentangkan kami permaidani muhasabah,
kata-katanya adalah tazkirah,
senyumannya adlah nasihah,
dan telunjuknya adalah arah,
agar tetaplah kami penuh hebah,
di atas landasan islam yang indah,
hingga ke titisan darah......

adaptasi:: novel seindah mawar berduri(karya ukhti fatimah syarha)

0 comments:

Post a Comment